Ibu Dosen Cantik

Sayaberasal dari daerah Timur Indonesia, lahir 30 tahun yang lalu . dan sekarang bekerja di perusahaan swasta di Semarang. Saya sering di panggil temen – temen item . maybe coz kulit saya agak burem ato hitem .. hehheheh. saya paling suka ngebayangin bercinta degan wanita yg cantik,dan saya paling suka wanita berjilbab. Sudah menjadi obsesi saya adalah make love dengan wanita berjilbab yang berumur antara 25-40 tahun. Suatu hari di bis kota saya berkenalan dengan seorang dosen cantik,berjilbab,mengajar di Universitas swasta di Semarang.Namanya Ibu Umi Faizah. Ngobrol kesanakemari…akhirnya dia memberikan no. HP dan dari beberap kali obrolan selajutnya kami sepakat makan siang bersama. Dari pembicaraan kami selama ini saya berasumsi gadis ini cukup hangat dan enak diajak ngobrol. Siang itu setelah janjian . kami sepakat untuk bertemu di salah satu mall di daerah Thamrin. Terus terang saya agak nervous .. karena ini untuk pertama kali saya kencan dengan seorang wanita alim, dosen lagi.Wanita inilah yang selama ini menjadi kriteria saya .. umur antara 25 sampai 35 tahun . I don’t care how she look like .. the most important is . dia umuran segitu dan feeling saya mengatakan dia cukup pinter dan enak diajak ngobrol. 10 menit menunggu akhirnya mobile phone saya berdering … tatapan saya tertuju ke pintu mall. di sana berdiri seorang gadis cantik,berjilbab putih berkacamata berusia sekitar 25 -an .. mengenakan kerudung dengan bros cantik di leher, tinggi sekitar 165 – an dengan berat antara 45- an. Kulit kuning langsat,bibirnya dibalut lisptik sepadan dengan dandanannya … penampilannya sungguh seorang wanita yang matang karena pengalaman. Saya berdiri menuju pintu .. dan menyalaminya . Mbak Umi!? Iya . kamu Item ? Iya Mbak .. kami kemudian berjalan menuju ke meja yang sudah saya reserve sebelumnya … sablengnya saya .. semua biaya date ini adalah tanggungan dia . maklum orang kere gue .. heheheh. Cukup banyak obrolan yang kami bicarakan siang itu … sampai akhirnya saya tahu bahwa dia berusia 27 tahun … wow …. sedikit bersorak saya dalam bathin … bisakah saya bisa meniduri perempuan cantik berjilbab ini? Date siang ini berjalan mulus … dan kemungkinan untuk ngeseks dengan dia kelihatan semakin besar saat saya mengantar dia menuju ke mobilnya. Sebelum menginjak pedal gas … dia sempat memberikan sebuah ciuman manis di bibir saya … bathin saya bersorak … wow .. ini kesempatan bagus. Beberapa hari kami saling mengirimkan sms … sampai pada suatu siang Mbak Umi menelpon saya dan meminta saya untuk datang ke sebuah hotel di daerah slipi. Ada sedikit kecemasan yang berkecamuk di hati saya … apa yang akan terjadi … is it happy ending or bad story will be happen ? Di depan kamar hotel saya berdiri sejenak meredam kecamuk yang bergejolak …. saat saya bunyikan bel pintu …. dan kepala Mbak Umi menjulur keluar saat membukakan pintu .. wooooooooooooooow … sebuah pemandangan yang tidak pernah saya perkirakan sebelumnya .. menjumpai sosok seorang gadis mahasiswi mengenakan jilbab/kerudung,mengenakan hem lengan panjang warna biru,tapi bagian bawah polos telanjang tanpa penutup apapun… amat sexy …. wonderful ….. she is so pretty. Sedikit kaget dan terpesona … sambil menutup pintu … Mbak Umi berjalan menuju sofa sambil tangannya memegang segelas red wine .. duduk berselonjor sambil meneguk wine … dia menoleh ke arah saya sambil mempersilakan saya duduk .. “santai aja Item … gak usah melotot gitu kenapa? candanya” Sambil tertawa kecil .. saya duduk disamping dia …. tangan saya langsung melingkar punggungnya … saat dia menuangkan segelas wine buat saya … dengan badan agak condong ke depan …. kedua payudaranya yang montok dan kencang…. terlihat dengan sangat jelas …. Sambil berguman …. “Maaf Mbak … saya pengen banget cium bibir kamu!” kata saya. Saat berpaling menatap wajah saya …. tiba – tiba bibirnya mendarat di mulut saya .. belum sempat hilang rasa kaget saya …. Mbak Umi sudah mulai memainkan lidahnya di sela – sela mulut saya sambil mendesah dan mengerang … hmhmhmhmhm acchhhhhhhhhh. Saya tidak menyia – nyiakan kesempatan itu dan mulai berusaha mengimbangin keganasan bibirnya …… Sambil berlutut didepan sofa … tangan saya merangkul pinggulnya .. lidah saya berusaha memainkan sensasi di daerah belakang telingan – nya yang masih tertutup jilbab …. sambil mengerang … “hmhmhmhmhm acchhhhhhhhhh enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak .. terussssssssssssssssin Item” saya berusaha membangkitkan birahi dia agar lebih panas ….. Gesekan kedua payudara Mbak Umi di dada saya .. turut merangsang permainkan kami menuju area yang lebih panas … mulut Mbak Umi tidak berhenti berdesis … ssssssssssssssssssssssttttttttttt hmhmhmhmhm acchhhhhhhh hhenaaaaaaaakkkkkkkkkkk ,tanganku berusaha membuka jilbab dan kerudung kepalanya…hingga lehernya yg putih bersih terlihat jelas,kuciumi lehernya..saat lidah ku mulai menjilati daerah sekitar leher sambil pelan – pelan turun ke daerah dadanya ….. tanpa membuka baju panjangnya… saya masih bergerilya di sekitar dadanya ….. saat saya mengeluarkan kedua payudara yang agak menggantung tersebut … wow …. sangat menawan … fantastis .. saya tidak menyia – nyiakan kesempatan tersebut …. mulut saya mengulum nipple kanan sambil tangan kiri saya memainkan payudara kirinya … bibir Mbak Umi,mahasiswi berjilbab ini tidak berhenti bersuara dan berdesis … sambil berteriak …. ochhhhhhhhhhh ahhhhhhhhhhhhhh hmhmhm enaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk Item .. terusin … gigiiiiiiiiiiiiiiiiiiit dikit sayang ………….. gigiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit yang keras sayang ………. saya melakukan semua yang dimintanya ….. merasa posisi tersebut kurang nyaman … saya membimbing tangan Mbak Umi menuju tempat tidur dan membaringkan dia …….. sebelumnya saya mencopoti baju panjangnya tersebut … wooow .. benar tenyata dia tidak mengenakan celana dalam …. mata saya tidak lepas memandang dan mengagumi bentuk badan mahasiswi cantik berjilbabb yang kini telah telanjang ini. Dengan hanya mengenakan celana dalam … saya mulai melanjutkan aktivitas saya …. dengan kembali menjilat dan mengulum payudara kirinya ….. sementara jari tangan saya yang lain …. pelan pelan meraya menuju ke selangkangan Mbak Umi. Jari – jari tangan saya telah leluasa membelai dan dan memainkan klitorisnya …… jilatan saya makin ganas menuju ke daerah puser … sementara teriakan kenikmatan tidak henti – hentinya keluar dari mulut Mbak Umi ….. Iteeeeeeeeeeeeeeeem ….. pleasssssssssssssssse … give me all .. make me weeeeeeeeeeeeeet sayang ….. plssssssssssssssssss ……. erangan dari bibirnya tidak berhenti …… malah semakin lepas saat dua jari saya sudah berada di dalam lobang pussynya … Iteeeeeeeeeeeeeeeem … mainin itil saaaya sayang … elus yang lembuuuuuuuuut sayang …….. suasana saat itu sudah tidak terkontrol ….. itemmmmmmmmmmm fuck me hard … lick meeeeeeeeeeeee … make me weeeeeeeeet saya .. bikin saya basaaaaaaaaaah Itemmmmmmmmm … woo ooooow ….. Erangan wanita cantik yang alim ini sungguh tak terduga….ternyata wanita berjilbab sangat nikmat untuk di-entot…dikennyot…dan dilahap memeknya.Pemandangan yang sungguh kontras….kesehariannya berjilbab…namun kini telah telanjang bulat bagai ular betina yang buas.. Saat bibir saya sudah mendekati daerah sekitar pinggulnya … mulut dan lidah saya tidak berhenti menjilati daerah pinggul Mbak Umi. Tanpa meminta .. saya balikan badan Umi .. dan mulai menjilati kedua bokong pantat ………. nya. “Iteeeeeeeeeeeeeeeeeem … apa yang kamu lakuin ? Kamu nekaaaaaaaaaaaaad ….. tapi enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak terusin …… sayang ochhhhhh …. achhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh” Saya berusaha untuk membuat suasana nikmat dan berusaha mengimbangi gerak tubuhnya yang semakin liar saat saya pelan – pelan membuka kedua bokong pantatnya kerasssss ……. “Jangaaaaaaaaan … ” sambil desahan occcchhhhhh achhhhhhh hmhmhmhm makin mengganas … saya tidak menghiraukan teriakan tersebut karena feeling saya mengatakan Umi menikmati sensasi nikkkkkkmat ini saat pantatnya kugigit pelan..di jilaaat. Entah karena nikmat atau merasa tidak nyaman dengen posisi tersebut … Mbak Umi menekuk dan membetulkan kakinya sehingga sekarang dia nungging. Sebuah posis yang sangat bagus buat lidah dan mulut saya memainkan seluruh daerah pantat dan lobang kemaluannya,teriakan kenikmatan tidak berhenti … enaaaaak Item .. terusin ….. sayaaang … Lidah saya makin ganas menyerang lobang vagina Mbak Umi.. dan pelan pelan saya mulai menarik kedua kakinya sehingga posisinya menjadi tertelungkup … Bibir dan lidah saya memindahkan sensasi dari daerah lobang kemaluan menuju ujung jari – jari kakinya. “Iteemmmm .. enakkkk .. terusin sayang .. fuck me hard sayang …. lick me … give me alll” saya tekuk kakinya sambil mengulum ibu jari kakinya sambil jari tangan saya memainkan daerah sekitar pussy Mbak Umi. Keringat sudah mulai membasahi punggun Umi.. … pelan tapi pasti … jilatan saya menyusuri betis dan naik ke daerah paha Mbak Umi naik kembali ke lobang kemaluan Umi.. saya sudah tidak terlalu menghiraukan segala teriakan ahhhhhh ooohhh enaaaak lagi … karena konsentrasi saya sekarang mulai untuk memberikan fantasi pada daerah rambut2 halus di memeknya .. tiba – tiba teriakan Umi semakin keras ….. keras …….. dan kerass… lahar dan banjir hangat membasahi mulut saya … saat itu orgasme pertama Umi sampai ke puncaknya …. sambil menjepit kepala saya dengan kedua paha saya Mbak Umi mencapai orgasme pertamanya ….. Iteemmm saya mo kaluaaaaaaar …. sedotan saya ke lobang pussy nya semakin ganas …. Itemmmm … Mbak keluaaaar .. sambil berteriak …. vaginanya memuntahkan banyak sekali juice .. wondeful …. permainan tahab pertama yang nikkkkkkkkkmat …… erangan dan gejotan mbak Umi dari yang sangat liaar sambil lidah saya dan mulut saya tidak berhenti mempermainkan vaginanya ……….. enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak …. nikkkkkkkkmat oh my gooooooood .. I’m cuminnnn sayangggggg …….. ooooohhhhhhhhhhhh achhhhhhhhhhhhhh hmhmhmhm enaaaaaaakkkkk Itemmmmmmmm…… Umi akhirnya terbaring ….. saat orgasmenya mencapai puncak … sambil butir – butir keringat di punggungnya semakin banyak.

Umi berbaring tertelungkup … sambil kami saling ciuman … saya bantu mengeringkan keringat di payudaranya,saya lap dengan kerudung putih yang tadi dipakainya. dengan posisi berbaring menyamping …. sedang berusaha untuk membangkitkan kembali gairah Umi.Sambil mengelus kepala saya .. Umi berbisik …. “Maaf yah Item .. Mbak sudah duluan keluar” saat itu waktu sudah menujukan pukul 2 siang … perkiraan saya .. pergumulan pertama tidak sampai 45 menit. “Tidak apa – apa Mbak” jawab saya sambil tangan saya tidak berhenti mengelus payudaranya. Pelan – pelan saya mengecup kening nyA sambil menjilati keringat di kening dan turun ke pundak nya … “Kamu nakal Itemmmmmmmmmm ….. tapi Mbak sukaaaaaaaaaaaa banget … belon pernah Mbak ngalamin ini ….belon pernah Mbak dijilat seluruh badan seperti yang kamu lakukan” …… “kalo Mbak mau nambah saya lakuin lagi … hehehehehh” jawab saya sambil mengelus pinggulnya. Paha Umi pelan – pelan mulai di gesek – kesek didaerah paha saya. Umi kelihatan sedang berusaha untuk membuat penis saya kembali erect. Tangan saya masih asyik mnegelus gelambiran daging di sekitar daerah pinggulnya sambil mulut kami berdua sudah saling bertautan ….. ciuman pelan .. makin hangat …. hmhmhhmhm. Ciuman Mbak Umi semakin ganas ditengan erangan kenikmatan yang perlahan menanjak menuju ke puncak kenikmatan ….. gesekan paha .. erangan hmhmhmhhmhmhmhm aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh dari Umi semakin menaikan birahiku ke puncak puncak kenikmatan ……. Dengan vagina yang masih berlumuran cairan …….. di tambah kocokan jari tangan saya … semakin membuat lobang memek Mbak Umi enak untuk di suck.Saua memungut jilbabnya yang jatuh di lantai untuk membersihkan tetesan cairan di sekitar vaginanya. Saat saya merasa bahwa timing itu sudah pas …….. sambil mendorong tubuk nya untuk tidur telentang ….. saya berusaha untuk menaikan kedua kakinya ke pundak saya ….. Mata saya menatap sebentar lobang vagina untuk mengukur kemampuan jepitan vagina sekaligus jari – jari telunjuk saya dengan perlahan dan lembut mengelus dan mempermainkan lobang vagina tersebut. Jari – jari tangan saya membelai lembut daging lembut itu … sesekali menekan dan mempermainkan itilnya … sambil erangan dan goyangan .. teriakan .. dari mbak Umi semakin seru ………………. Massssssss … masukinnnnnnn … Umi udah gak tahaaaaaaaan lagiiiiiiiiiiiii … Massssssssss … ngentotin memek saya …………….. pleaseeeeeeeeee …… Masssssssssssss .. ngentotin sayaaaaaa … Pada saat yang pas …. saya mulai mendekatkan dick saya …. membimbingnya mendekati lobang memek yang semakin memerah tersebut …. dan ………….. bleeeeeeeep … achhhhhhhhhhh .. wow …. nikmaaaaaaaaaaat banget …. dengan perlahan tapi pasti saya mulai menggerakan pinggul saya mengimbangi gerakan – gerakan yang semakin liar. Saya mengocok makin ganas, dengan kedua kakinya terangkat di pundak saya. Saya melesakan penis saya masuk ke vagina Mbak Umi hingga menyentuh dinding terdalamnya, dengan disertai dorongan yang semakin keras .. cenderung kasar saya merasakan seakan akan terbang ke awang awang kenikmatan. Buah dada Umi ikut bergoyang goyang seirama kocokan saya. Wow, very nice breast, buah dada yang semakin menggantung . gede .. I love it komentar saya dalam bathin. Gerakan – gerakan kami berdua semakin kasar . teriakan enaaaaaaaaaak . ngentot . dan kata – kata kasar keluar dari mulut mbak Umi semakin menambah gairah kami berdua .. Ngentooooooooooooooooot Mas .. Ngewein gueeeeeeeeee Iteeeeeeeeeeeeem … perkosaaaaaaaaaaain saya sayaaaaaaaaaaaang . Tangan saya tidak ketinggalan bergerilya di sekitar dua bukit kembar mbak Umi .. meremas .. keraaaaaaaas .. dan semakin .. keraaaaaaaas. Maaaaasss … aaaooookkh mmmphh… ngentooooooot … gumam mbak Umi. Mmmpphh… puaskan aku yach sayang ……. rengek mbak Umi manja. Penisku yang berukuran 16 cm semakin dalam menjejali lobang memek Umi menekan dan membiarkannya lebih dalam terbenam sambil memainkan otot-otot penisku untuk memberi rasa geli pada gadis berjilbab ini. Iteeeeeeeem … ooaaakhh… aakhhh… mmpphhh.. nikmat sekali, kamu pinteeeeer ngeeeeeentot Item … puji mbak Umi.Mau yang lebih nikmat sayang .. !!? tanyaku. Occccccccchhhhhkkkk hmmmmmmmm … mbak Umi hanya memejamkan matanya menyambut apa yang akan aku lakukan atas vaginanya. Sangat cantik wajahnya..tubuh mulusnya yang selalu tertutup jilbab kini telanjang bulat,terpampang jelas dan menggairahkan. Pelan namun pasti aku mulai mengocok lagi lubang yang lebar dan semakin memerah tersebut. Acccccccchaaghh… aaghhh… ssshhh mmfffh… terusshh… aaannggghh … ceracau Umi. Aku sedikit menarik dadaku agar tubuhku tegap berdiri dengan begitu kepala penisku akan dengan mudah menyentuh G-spot-nya. Aaakkhhh.. yacchhh.. yaahh… mmpphhh… aaanggghhh yaaaaaaahhh, Ratih semakin tenggelam dalam irama birahinya. Ia meremas sendiri kedua payudaranya dan kadang putingnya ia tarik sambil dipilin-dilepas lagi dan diulangi lagi berulang sehingga ia sendiri semakin tenggelam dalam ritme yang mengasyikkan ini. Aaaghkku.. agh ahhk… aaahh… aahh.. aamphh… Ratih melepas kedua tangannya dari dadanya dan berpegangan erat pada kedua sisi tempat tidur. Kepalanya oleng seperti orang kesurupan lalu dadanya ia busungkan, pinggulnya bergelinjang penuh dengan gairah birahi yang mendalam. Kami semakin jauh tenggelam dalam irama permainan ini dan tak menghiraukan lagi suasan sekitar kami. Segelas wine yang berada di di atas meja kecil saya ambil … Sambil saya tuangkan sekitar paha, pinggul dan buah dada Ratih.. Tangan saya tidak ketinggalan meremas buah dada mbak Umi sambil menarik – narik putting susunya yang semakin membesar .. aak… aahhh … aku tak sanggup menahan laju spermaku dan bersamaan itu pula. Maaaaaaas .. aaaccccccccccckh… aaaghhh … Umimenjerit dan memegang erat kedua sisi tempat tidur, pinggulnya ia hentakkan se-kencang-kencangnya. Aaagghh .. desahku keras. Rupanya denyutan penisku saat maniku memancar menyebabkan Umi kegelian dan buru-buru ia bangun lalu mendekapku erat-erat. Kami berdekapan mesra sampai tetes maniku terakhir aku rasakan. Kami berpelukan dalam posisi tersebut cukup lama … saat pelan – paln saya manrik kontol saya keluar dari lobang vaginanya … tetesan sperma saya pelan – pelan mengalir dari lobang vaginanya .. sambil berdiri … saya sodor-kan kontol saya yang terlihat tertidur tersebut .. MBak Umi mengambil jilbab yg tergolek di lantai untuk membersihkan sisa – sisa sperma yang tercampur cairan vagina nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s